Hanya bisa
terdiam saat kau bilang kita hanya sebatas teman. Menahan rasa sesak di dada,
berusaha menyamarkan tetes air mata. Malu bercampur haru, saat dirimu mencintai seorang wanita dan itu bukan aku. Ketika rasa nyaman sudah tertanam, dan
hadirmu sangat sekali dibutuhkan. Hati seorang wanita akan sulit untuk
berpaling. “ Tolonglah, Hati ini Cuma satu. Jaga baik-baik dan jangan hancurkan
“. Kata yang tidak mungkin aku sampaikan padamu karena isi hati mu bukan aku.
Kita terlihat seperti seorang kekasih, tapi dalam hatimu tidak pernah tertulis namaku. Dekatnya kita seperti seorang saudara perempuan kepada kakak laki-lakinya. Tapi apakah kau tau, ini sangat menyakitkan bagiku. Saat seseorang yang sangat kita cintai dengan terang-terangan memilih wanita lain dalam hatinya. “ Jadi Aku ini apa, tolong jelaskan.? “ . adalah kata yang tak sanggup aku katakan padamu. Mungkin karena aku sangat takut kelihalanganmu, sehingga sengaja aku simpan dalam hati saja sambil menahan sakit.
Salah ku
yang terlalu mudah untuk jatuh cinta. Percaya akan sikapmu yang seperti memberi
harapan walaupun itu hanya angan-angan. Kedekatan yang tidak pernah tau
kejelasannya, hanya bisa memberikan perhatian tanpa ada harapan untuk saling
memiliki hati masing masing.